STOP Bullying dan NAPZA menghancurkan generasi # Seminar Siswa Siswi Kelas X

0

Tepat hari ini, satu minggu yang lalu SMK AL ISLAM Surakarta menyelenggarakan acara seminar remaja mengangkat berbagai tema diantaranya adalah tentang Bahaya Bullyiing dan NAPZA bagi generasi penerus bangsa  selain itu tema yang diambil adalah  gizi seimbang dan kesehatan reproduksi pada remaja. Acara yang diikuti oleh semua siswa kelas X ini berlangsung selama 2 hari yakni pada hari Selasa –  Rabu tanggal 9-10 November 2021 dari jam 07.30 – selesai. 

Di hari pertama Selasa  9 november 2021, seminar difokuskan pada masalah kesehatan yaitu bertemakan pengetahuan dan informasi tentang gizi seimbang. Pemateri seminar di sesi pertama hari pertama ini diisi oleh Ibu Wulan Ayuk, S.Km  dari Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Surakarta. Yang isinya menitik beratkan pada informasi dan wawasan tentang pemenuhan kebutuhan zat dan gizi yang harus dikonsumsi oleh manusia, utamanya dalam menunjang tumbuh kembang dan aktivitas  siswa usia sekolah. Acara yang berlangsung seru dan meriah itu pun juga diwarnai dengan beberapa pertanyaan dari peserta yang salah satunya menanyakan “apakah makan mie instan yang disajikan dengan nasi itu diperbolehkan??” tentu saja pertanyaan ini mengundang  tawa peserta karena menanyakan sesuatu yang dianggap wajar dilakukan oleh rata rata orang.

Berganti ke sesi berikutnya, masih di hari pertama judul yang diangkat adalah tentang kesehatan reproduksi remaja. Meskipun pada penyampaaiannya ada beberapa hal yang mungkin agak mengandung hal yang vulgar, namun materi yang dibawakan oleh Ibu Cristine Prabandari, A.Md dari Puskesmas Laweyan berhasil memberi pengetahuan yang banyak kepada para peserta, sehingga pada sesi tanya jawab banyak pertanyaan dari peserta yang ingin menanyakan dan berkonsultasi langsung kepada pemateri. Alhamdulillah materi dan layanan yang diberikan oleh pemateri sangat baik sehingga  peserta begitu antusias mengikuti acara hingga berakhir jam 10.00 WIB.

Masuk di hari kedua, seminar mengangkat permasalahan yang dihadapi oleh remaja masa kini, yaitu tentang Bullying dan bahaya NAPZA. Sadar betapa penting dan urgentnya tema yang diangkat, maka panitia tidak mau tanggung tanggung dalam menghadirkan pemateri/nara sumber untuk materi hari kedua ini, maka digandenglah dari pihak aparat Kepolisian Resort Kota Surakarta wilayah Kepolisian Republik Indonesia.

Hadir sebagai pembicara pertama hari kedua adalah Ibu IPDA Dian Wulandari, S.H, M.H selaku Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Surakarta menjelaskan tentang bahaya bullying dalam pergaulan.  Bullying ternyata bisa berawal dari kekerasan secara verbal dari satu kepada orang lain, yang membawa dampak paling buruk yaitu terjadinya mental depression hingga bunuh diri. Maka dari itu ketika kita mengetahui adanya bullying hendaknya segera melerai atau paling tidak memberi pelaporan kepada yang berrwenang dalam sebuah organisasi atau kepada pihak yang berwajib. Karena bullying sustanon 250 buy in uk legally is a crime.                 Masuk pada materi kedua di hari kedua, adalah penyampaian materi dengan tema NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Aditif lainnya). Pemateri adalah Kepala Satuan Narkoba Polresta Surakarta AIPTU Dr. Warsino, S.H, M.H. dalam paparanya Kasat Narkoba menjelaskan bahwa dinamika barang terlarang di Kota Surakarta mencapai tingkat yang mengkawatirkan karena menduduki posisi ke dua dari beberapa kota yang ada di Jawa Tengah maka dari itu beliau berpesan kepada peserta agar berusaha sejauh mungkin untuk tidak bersinggungan dengan barang haram itu. Selain itu beliau juga berpesan ketika kita mengetahui tentang pergerakan, peredaran dan distribusi NAPZA segera melaporkan ke pihak berwajib karena akan melanggar Undang Undang jika kita tidak melaporkannya. Itulah sekilas kegiatan seminar yang sudah diselenggarakan SMK AL ISLAM Surakarta, dalam rangka pertanggungjawaban sebagai  sekolah yang mendapatkan bantuan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *